Bisa Bangkitkan Ekonomi Warga, Darda Padili Dukung Penuh Penanaman Porang

oleh -201 Dilihat
oleh

Garut, Fakta dan Realita-

TANAMAN porang adalah tanaman sejenis umbi-umbian yang masuk kedalam spesies Amorphophallus Muelleri Blume. Porang mengandung banyak glucomanan atau zat dalam bentuk gula kompleks dan serat larut yang berasal dari ekstrak akar tanaman.

Porang (iles-iles) atau gaceng yang dalam bahasa latinnya disebut Amorphopallus oncophillus, selama ini merupakan tanaman yang biasa  tumbuh liar di Indonesia. Kita bisa menemukannya di hutan, kebun-kebun, dan juga lereng-lereng gunung. Menurut penelitian, porang sangat baik ditanam pada ketinggian 1 sampai 700 meter di atas permukaan laut.

Keberadaan tanaman porang sendiri, kini mulai diperkenalkan kembali kepada masyarakat, seperti yang tengah dilaksanakan di Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.

Dalam penanaman porang di Kecamatan Karangpawitan, Darda Padili selaku Ketua Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Karangpawitan, sangat menyambut baik program tersebut.

Menurut Darda Padili yang juga menjabat sebagai PK Golkar Kecamatan Karangpawitan, berbagai kegiatan apapun itu bentuknya, yang penting bisa menjadi solusi dalam meningkatkan perekonomian warga, dirinya pasti mendukung penuh.

“Kita sadari bersama, bahwa imbas dari pandemi covid-19 bagi perekonomian rakyat sangat terasa dampaknya, dimana sumber penghasilan masyarakat pun banyak yang berkurang. Bahkan, ada juga yang sampai kehilangan sumber penghasilannya,” ucap Darda, Minggu (12/09/2021).

Darda bersyukur, seiring dengan menurunnya level penyebaran covid-19 di kabupaten Garut, perekonomian masyarakat mulai merangkak naik.

“Kita harus sadari juga bahwa perhatian pemerintah pusat maupun daerah sangatlah luar biasa, dimana berbagai bantuan tunai maupun non tunai digelontorkan ke masyarakat, dan semua itu bermaksud untuk mengurangi dampak dari penyebaran covid-19. Namun demikian, kita selaku warga negara yang baik, tentunya jangan terlalu bergantung pada bantuan. Kita harus berusaha bangkit dari keterpurukkan, karena saya yakin di setiap kesulitan pasti ada jalan keluarnya,” ungkap Darda.

Mengenai porang sendiri, Darda menyambut baik dengan adanya sosialisasi tanaman porang ini.

“Dengan pangsa pasar porang saat ini yang sangat bagus, terlebih lagi penanaman dan pemeliharaannya pun tidak ribet karena sejatinya tanaman ini tumbuh liar di hutan-hutan atau di kebun-kebun. Jadi saya kira, para petani disini bisa mulai membudidayakan tanaman porang ini, dan kami juga berharap dengan adanya porang ini perekonomian masyarakat khususnya para petani bisa semakin meningkat,” pungkas Darda.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Media Fakta dan Realita, tanaman porang memiliki kandungan zat glukomanan yang tinggi dan sangat bermanfaat untuk mengontrol berat badan, menurunkan kolesterol, mengatasi diabetes, dan sebagai prebiotik.

Selain itu, porang sendiri bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan, masker dan yang lainnya. Oleh karena itu, pembudidayaan tanaman ini tentunya sangat menjanjikan karena bisa meningkatkan pendapatan masyarakat.

Reporter: Asep P|Editor: Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.