Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan Bireuen Tunggu Hasil Lelang 2,1 Milyar dari ULP untuk Tangani Dampak Covid-19

oleh -210 Dilihat
oleh

Bireuen, Fakta dan Realita-

DINAS Pertenakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bireuen, saat ini tengah menunggu hasil pelelangan yang sedang dilakukan pihak ULP, tentang bantuan keuangan bersifat khusus yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) tahun 2020.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bireuen, drh. Liza Rozana saat didampingi Sekretarisnya drh. Nanda Dewi bersama Nazli SP MSM, Kepada Fakta dan Realita.Com,Senin (02/08) diruang kerjanya.

Menurutnya, sekitar 210 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak kasus pandemi covid-19 dan miskin di Kabupaten Bireuen akan menerima dana bantuan Keuangan Bersifat Khusus itu, yang bertujuan untuk pemulihan ekonomi rakyat.

“Bantuan tersebut diberikan per KK senilai Rp.10.000.000 rupiah, khusus bagi peternak ayam petelur dan juga bagi warga peternakan itik. Bagi peternak ayam akan diberikan dalam bentuk kandang, bibit dan pakan, sedangkan untk peternak itik berupa bebek bibit dan pakan. Semua bantuan diberikan bentuk barang bukan berbentuk uang,” jelasnya.

Selaku Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bireuen, drh Liza Rozana ia pun sangat berharap, kegiatan ini bisa selesai terlaksana di bulan Nopember tahun 2021, semoga nantinya para penerima bantuan tersebut, hendaknya bisa terus berkembang.

Terkait adanya permintaan data siapa saja nama-nama para penerima bantuan tersebut, drh Liza Rozana menyebutkan akan diberitahukan bila kegiatan sudah dimulai dikerjakan.

Berdasarkan pantauan Media Fakta dan Realita, disisi lain, diperkirakan untuk bantuan keuangan yang sifatnya khusus ini, bukan hanya Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan saja yang menerima, akan tetapi masih ada beberapa Dinas lain di Bireuen yang ikut mencicipi bantuan ini, meskipun kegiatan belum dimulai karena bentuknya multiyers anggaran itu kini sudah berada di Kas Daerah melalui BPKD Bireuen yang disinyalir mencapai puluhan milyar rupiah.

Reporter : Hendra G| Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.