Dukung DOB Garut Utara, Ketua Apdesi Garut Resmi Bergabung Di PM GATRA

oleh -31 Dilihat
oleh

Garut, Fakta dan Realita-

KETUA Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Garut, H. Asep Basir, HC resmi bergabung dalam jajaran kepengurusan Paguyuban Masyarakat Garut Utara (PM Gatra).

Bergabungnya ketua Apdesi kabupaten Garut ini kedalam kepengurusan PM Gatra tiada lain untuk ikut berjuang agar pemekaran Garut Utara menjadi daerah otonomi baru (DOB) segera terwujud.

Pada jajaran pengurus PM Gatra, H. Asep Basir HC yang akrab dipanggil H. Isep ini menempati posisi Wakil Ketua (Waka) II. Surat Keputusan pengangkatannya sudah diserahkan langsung oleh Ketua Umum PM Gatra, H. Holil Aksan Umarzen tempo hari, Rabu (02/9/2020) di Sekretariat PM Gatra, Jalan Raya Limbangan, Garut Utara.

“Ini tantangan berat bagi saya, yang mana pada saat ini saya telah diberi mandat untuk menjadi Wakil Ketua II di PM Gatra yang membidangi soal kewilayahan dan penetapan calon ibukota dan pusat pemerintahan Kabupaten Garut Utara,” kata Isep.

Kepala Desa Sukarame, Kecamatan Leles ini pun menuturkan, dalam waktu dekat pihaknya akan berembuk dengan para kepala desa dan BPD di Garut Utara untuk bertukar gagasan tentang bagaimana menata dan membangun CDOB Garut Utara yang ideal.

“Kami mau menjadikan kepala desa sebagai mitra kerja dari PM Gatra, karena mereka merupakan bagian utama dari persyaratan administratif untuk pengusungan CDOB Garut Utara,” tandas Isep.

Ia menambahkan, pihaknya akan membuktikan secara faktual kepada para Kades dan BPD tentang potensi-potensi yang ada di wilayah bagian Garut Utara. Baik itu potensi pariwisata, ekonomi, sosial, politik, hukum, maupun potensi lainnya.

CDOB Gatra, kata Isep, harus benar-benar “masagi” dalam berbagai hal, sehingga apa yang menjadi persyaratan pemekaran wilayah terpenuhi semuanya.

“Gatra itu anu urang, goreng hade kudu diperjuangan ku urang Gatra. Berbagai potensi dan keahlian yang mumpuni ada di Gatra, baik itu SDM, SDA, Sumber Daya Buatan, yang bisa dikembangkan dengan baik,” paparnya.

Isep berharap, para pihak yang ada di Gatra jangan sampai melupakan atau lalai akan potensi besar yang ada di wilayah ini, seperti Situ Bagendit, Situ Cangkuang, dan potensi lainnya untuk dioptimalkan sebagai aset wisata andalan di Garut Utara sehingga bisa mendongkrak Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Garut Utara.

Ia menjelaskan, luas wilayah dan potensi yang ada di Gatra sangat mendukung. Contohnya, ada sekitar 64 hektare lahan bisa dijadikan sebagai kawasan industri. Untuk itu perlu adanya pemahaman dari seluruh pengurus tentang faktor-faktor pendukung yang ada di Gatra sebagai “daya tawar” kepada pemerintah pusat,” pungkasnya.

Reporter : Wena. H | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.