Kementerian Koperasi dan UKM Bersinergi Dorong Potensi Perempuan Garut

oleh -74 Dilihat
oleh

Garut, Fakta dan Realita-

KEMENTERIAN Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) menggelar acara Focus Group Discussion (FGD) Pemetaan Potensi Usaha Perempuan dan Kampung Koperasi menuju Modernisasi Koperasi, di Hotel Harmoni, Jalan Raya Cipanas Baru, Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jumat (09/10/2020).

Sekretaris Menteri Koperasi dan UKM RI, Prof Dr. H. Rully Indrawan, M.Si, berharap dengan kegiatan tersebut, ingin mentradisikan sinergi antar kementerian dan lembaga dalam hal ini Permodalan Nasional Madani (PNM), kemudian Bank Jabar, dengan pemerintah daerah.

“Ini untuk menghadapi satu fenomena yang kita ketahui, bagaimana potensi ekonomi di kalangan wanita ini sudah terbukti dan diharapkan kedepan lebih besar lagi dengan adanya sinergi, ini harapannya,” tutur Rully.

Dikatakannya, secara makro, existing perekonomian global dimasa pandemi sekarang ini sudah terbuka luas, dunia memgalami kontraksi ekonomi yang luar biasa. Namun di Indonesia, sambung dia, walaupun ada penurunan kontraksi ekonomi, tetapi pada tingkat yang cukup toleran dan negatifnya semakin kecil.

“Kemarin pun di kwartal kedua, kita tahu bahwa kontraksi ini sampai negatif lima, tapi Singapore 11%, Amerika malah minus 33% dan kita hanya minus 5%, di kwartal ketiga ini semakin baik. Yang kita prioritaskan untuk kelompok wanita ini ada tiga, yakni fashion, kuliner dan industri rumahan lainnya,” Jelas Rully.

Sementara itu, Menteri PPPA RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, mengatakan, saat ini Kementerian Koperasi dan UKM sudah memberikan ruang seluas-luasnya untuk perempuan, baik dibidang koperasinya, diberdayakan dengan situasi yang berkembang di era digitalisasi ini, kemudian juga para pelaku-pelaku UMKM.

“Selaku Menteri Pemberdayaan Perempuan sangat memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya, bahwa kami di kementerian tidak akan bisa bekerja maksimal memberdayakan setengah populasi penduduk Indonesia, tanpa kolaborasi dan sinergi dengan kementerian lembaga terkait, baik pusat maupun daerah, dan juga lembaga masyarakat, dunia usaha termasuk media,” papar Gusti Ayu.

Kontribusi dari pemberdayaan perempuan ini, lanjut Gusti Ayu, kalau melihat salah satu contoh saja di UMKM, itu 50% adalah perempuan. Tetapi, disinilah kami akan mencari benang merahnya, karena satu sisi potensi populasi penduduk, ini setara.

“Kalau dari segi peran, kita lihat UMKM 50% dimiliki oleh perempuan. Tetapi ketika kita melihat dari ITA, IDG dan lain sebagainya PR besar bagi kita perempuan. Kalau kita seperti sekarang ini, KUKM menggandeng kami dengan mendorong perempuan, kedepannya saya yakin dan optimis, dan strateginya adalah sinergi dan kolaborasi, intinya seperti itu kekuatan kami,” tandasnya.

Sementara, Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, mengatakan bahwa di Kabupaten Garut dengan jumlah 442 desa dan kelurahan di 42 kecamatan, memiliki potensi yang sangat besar. Ada kurang lebih 1.500 koperasi dan sebanyak 890 koperasi aktif.

“Untuk UMKM-nya alhamdulillah, biasanya kalau kita mendata hanya 51 ribu, tetapi sekarang meningkat menjadi 130 ribu, dan ini peningkatan yang sangat tajam, apakah ini dampak Covid-19, orang lebih banyak melakukan usahanya di rumah,” jelas Helmi.

Dimasa Covid-19 ini peran perempuan sangat luar biasa. Biasanya ibu-ibu hanya membantu suami, sekarang ini malah berbalik karena suami yang biasa bekerja diluar, menjadi membantu istri dalam pengembangan usahanya di rumah.

“Sekarang ini bukan hambatan lagi untuk bekerja di rumah, saat ini ada pemasaran online, virtual dan sebagainya, bahkan sekarang sudah banyak dan tentu ini yang sudah terlihat karena banyak ibu-ibu, ini di sektor kuliner,” pungkasnya.

Hadir pula dalam acara tersebut Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Garut, Ir. Suhartono, Asisten Deputi Tata Laksana Koperasi dan UKM, M. Hanafiah, Kasubid Sistem Akuntabilitas Usaha Khaerul Bariyah, Komisaris PT MDM, Abianti Riana, Dirut PT MDM, Epit Dwi Anggoro, Pimpinan Cabang PNM Garut Gema Arief Pramuji, Officer PKU dan JML PNM cabang Garut, Billy Nur Akbar Paramita.

Reporter : Wena. H | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.