Lagi, Warga Cimaragas Gagalkan Dugaan Aksi Pencurian Di Waktu Sholat Taraweh

oleh -265 Dilihat
oleh

Ciamis, faktadanrealita.com

Hati – hati di waktu leluasa bagi pencuri ketika beroprasi yaitu pada saat warga masyarakat melaksanakan sholat taraweh. Seperti kejadian di Dusun Sarirahayu Desa / Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat baru – baru ini, mereka (pencuri) seakan tak pernah kapok dan terus melancarkan aksinya pada saat warga masyarakat tengah melaksanakan ibadah sholat Taraweh. Merasa aman, terduga pelaku pencurian tersebut langsung beraksi, namun pada saat akan masuk ke salah satu rumah warga, lagi – lagi niat si pencuri dapat di gagalkan oleh warga yang telah siaga PAM swakarsa masyarakat.

Tanto, seorang tokoh pemuda setempat menuturkan, “Di sinyinyalir setelah kepergok warga, seorang laki – laki berperilaku mencurigakan di kejar oleh beberapa warga, hingga masa pun terus berdatangan. Merasa tersudut oleh kepungan warga, laki – laki tersebut akhirnya tertangkap di Dusun Tinggal Rahayu tepatnya di Salawe.

Setelah melakukan interogasi kepada terduga si pelaku, keteranganpun seakan tidak nyambung dengan apa yang di tanyakan oleh warga. Entah orang tersebut mengalami gangguan kejiwaan atau hanya pura – pura sakit jiwa saja. Karena sekarang ini banyak modus apabila si pelaku sudah kepepet tak ayal dia akan berpura – pura jadi orang gila demi menghindari hal – hal yang tidak di inginkan karena masa sudah kesal dan semakin banyak”, ujarnya.

Akhirnya, warga berinisiatif membawa si pelaku ke Polsek Cimaragas untuk di tindak lebih lanjut. “Kita serahkan saja ke pihak yang berwajib. Biar polisi yang menginterogasinya /memeriksanya. Mungkin di sini kita dapat mengambil pelajaran untuk tetap waspada di masa sulit pandemi covid – 19, semakin banyak pelaku kejahatan yang beraksi. Tapi kita juga harus menjunjung tinggi hukum yang berlaku. Azas Praduga tak bersalah harus tetap di kedepankan”, tandas Tanto.

Setelah melalui berbagai proses pemeriksaan akhirnya pihak berwajib pun dalam hal ini Polsek Cimaragas dapat memberikan keterangannya bahwa orang tersebut benar mengalami gangguan kejiwaan /setres. Dari keterangan yang dihimpun oleh pihak kepolisian, orang tersebut merupakan warga Kecamatan Langensari kota Banjar dan pihak keluarganya pun sudah di hubungi melalui kontak seluler. Setelah komunikasi dengan pihak keluarga dan aparat desa di Langensari, pihak keluarga dan aparat meminta kepada pihak Polsek Cimaragas untuk mengantarkannya. Akhirnya Pihak Polsek Cimaragas pun mengantar terduga tersebut ke Langensari.***

Reporter Liputan : Om DH

No More Posts Available.

No more pages to load.