UPT PUPR Banyuresmi Upayakan Pengerukan Sedimentasi Sungai

oleh -204 Dilihat
oleh

Garut, Fakta dan Realita-

H. Yusuf Taofik, meskipun baru seumur jagung menjabat sebagai Kepala UPT PUPR Banyuresmi kabupaten Garut, namun tak lantas menjadi pengghalang baginya untuk melaksanakan semua tupoksi yang diembannya sebagai kepanjangan tangan dari Dinas PUPR Garut dalam memelihara seluruh infrastuktur yang ada di wilayahnya.

Sosok Kepala UPT PUPR yang murah senyum dan pekerja keras ini, sejak memimpin UPT PUPR Banyuresmi usai menggantikan H. Indri yang memasuki masa purnabakti, tampak terus aktif bersama para staff dan pegawainya memperbaiki segala fasilitas umum, seperti jalan, saluran drainaise, sungai dan jembatan di wilayah tersebut.

Kepala UPT PUPR Banyuresmi H. Yusuf Taopik saat ditemui Redaksi Media Fakta dan Realita, Kamis (22/04/2021) di lokasi jembatan anak sungai Cimanuk Jalan Banyuresmi Garut, mengatakan, sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawab dirinya sebagai kepanjangan tangan dinas PUPR Garut untuk melaksanakan pemeliharaan terhadap fasilitas-fasilitas umum yang ada di wilayah kecamatan Banyuresmi.

“Jadi, setelah dipindah-tugaskan dari UPT PUPR Cikelet ke Banyuresmi, mungkin karena sebelumnya hujan ekstrim terus mengguyur kawasan Banyuresmi dan sekitarnya ini, permukaan jalan Banyuresmi banyak yang bolong-bolong akibat tergerus air. Begitupun dengan sungai yang ada, di beberapa lokasi airnya seringkali meluap akibat terjadi sedimentasi. Makanya kita berupaya untuk perbaiki semuanya, supaya kembali lancar,” ucap Yusuf.

Yusuf menjelaskan, pihaknya saat ini sedang gencar melaksanakan pengerukan lumpur dan material dari dasar anak sungai cimanuk untuk meminimalisir sedimentasi yang telah begitu dalam. Kita melakukan ini, agar nantinya bilamana datang air dalam jumlah volume besar daya tampungnya akan maksimal tidak lagi meluber kemana-mana terutama ke jalan yang ada diatasnya, seperti yang seringkali terjadi sebelumnya.

“Kalau sedimentasinya tak secepatnya ditangani, dikhawatirkan air dari anak sungai Cimanuk ini kembali meluber ke jalan raya jika hujan turun dengan deras, yang alih-alih otomatis membuat aspal jalan tergerus hingga muncul lobang jalan,” terangnya.

Yusuf juga menyebutkan, pengerukan akan terus dilakukan, mengingat kita juga sebelumnya, telah berupaya menambal lobang-lobang yang ada di sepanjang jalan Pasirmuncang-Cipicung kecamatan  Banyuresmi.

“Makanya kita fokus pada pengerukan material sedimentasi. Karena, jika tidak secepatnya dikeruk kemungkinan besar, tambalan jalan yang telah kita kerjakan waktu lalu akan sia-sia, malah terbawa arus luapan air sungai itu tadi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Yusuf menambahkan, peribahasa “Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung” merupakan gambaran dirinya dalam bekerja. Oleh karena itu, ia akan beradaptasi di tempat barunya ini, seraya pula terus melakukan koordinasi dan kolaborasi bersama para stakeholder yang ada di kecamatan Banyuresmi.

“Saya berharap segala hal yang menyangkut infrastruktur PUPR Garut di wilayahnya, kedepan bisa tertata dan terjaga dengan baik. Dan, semua itu tak terlepas dari dukungan semua pihak, termasuk adanya kesadaran dari masyarakat kecamatan Banyuresmi dalam menjaga lingkungannya, baik lingkungan jalan raya, jembatan, saluran selokan maupun lingkungan di sekitar sungai,” pungkas Yusuf.

Reporter : Wena. H | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.